Get the Flash Player to see this player.
 

Hari itu langit tidak berawan. Sekelompok anak sedang jogging sepanjang jalan di Desa Wiringgambut, Eruwok, Papua. Tidak ada pendidikan CTPS hari itu. Apakah itu CTPS? CTPS adalah singkatan dari Cuci Tangan Pakai Sabun.

Salah satu anak yang kelihatannya serius dalam setiap sesi pendidikan CTPS adalah Ailes Wandik. Ailes adalah salah seorang anak sponsor Wahana Visi Indonesia Kantor Operasional Eruwok. Jika ada pertanyaan, Ailes selalu mengangkat tangannya, mencoba menjawab.

“Ya, betul sekali!” kata Sonya, staf Wahana Visi yang menyelenggarakan pendidikan CTPS setelah Ailes menjawab dengan benar kelima langkah dalam CTPS.

Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2007 menemukan bahwa 34 persen kejadian infeksi pernapasan akut dan 16 persen kejadian diare terjadi di kalangan anak-anak berusia satu hingga empat tahun. Ini menunjukkan bahwa diperlukan perhatian yang terus-menerus terhadap pencegahan penyebaran penyakit tersebut di kalangan anak-anak.

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) secara ilmiah terbukti efektif dalam mencegah diare dan infeksi pernapasan yang telah menjadi salah satu penyebab kematian di Indonesia dan di dunia. Pentingnya perilaku sehat, seperti CTPS untuk mencegah penyebaran penyakit infeksi, seperti diare dan infeksi pernapasan, telah dipahami oleh masyarakat secara luas, walaupun penerapannya tidak dilakukan secara luas dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku CTPS telah terbukti sebagai salah satu sarana yang efektif untuk hidup yang sehat.

“Anak-anak di daerah ini sering sekali kena diare,” kata Martinus Wenda, seorang guru yang bertugas di desa ini.

“Mudah-mudahan setelah pendidikan ini anak-anak semakin sadar akan pentingnya cuci tangan pakai sabun,” lanjutnya.

“Dulu saya sering sakit perut,” kata Ailes. “Saya tidak tahu bahwa cuci tangan itu penting. Tetapi sekarang saya sudah tahu dan selanjutnya saya akan rajin cuci tangan.”

Ailes, putra dari Tarius dan Erus, juga berjanji akan menyampaikan pesan tentang pentingnya CTPS kepada teman-temannya di sekolah.



* Penulis adalah Wahana Visi Indonesia’s Eruwok Area Development Manager.

Condition of Use | Disclaimer
Wahana Visi Indonesia is a Christian humanitarian organization working to create lasting change in the lives of children, families and communities living in poverty. Wahana Visi is a partner of humanitarian organization World Vision Indonesia and implements most of World Vision's programs. Inspired by our Christian values, Wahana Visi is dedicated to working with the most vulnerable people. Wahana Visi serves all people regardless of religion, race, ethnicity or gender.
Registered in the Ministry of Justice and Human Rights No. AHU-AH.01.08-542
Act No. 27 Dated March 31, 2008
© Wahana Visi Indonesia. All rights reserved.
Best viewed with Mozilla Firefox 3.5
Facebook Fan PageFollow UsRSS